Anda berencana membuat Kartu Kredit atau KTA, sebaiknya hindari mengunakan Kartu Kredit atau KTA dari Standard Chartered Bank, karena Bank ini tidak mempunyai sistim penyelesaian yang baik bila pada suatu waktu nantinya anda mempunyai kesulitan dalam pembayarannya. Hal ini menimpa Saya yang memiliki Kartu dari Bank tersebut. Dimana ada 2 bulan saya mengalami kesulitan dalam membayar, namun pada bulan selanjutnya saya sudah mulai bisa membayar 10% dari total tagihan, namun Pihak Standard Chartered Bank tetap menagih 30% tari total tagihan hal ini tentu saja sangat memberatkan saya.
Berbagai negosiasi sudah saya coba dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini, mulai dari meminta Reschedulling sampai dengan meminta pembayaran 10% tiap bulannya dari total tagihan yang ada, namun Pihak Standard Chartered Bank memang tidak mempunyai nurani sama sekali dan tidak mempunyai sistim penyelesaian permasalahan. Padahal berbagai macam denda keterlambatan dan bunga yang sangat tinggi sudah dibebankan pada tagihan kami tersebut.
Anehnya sampai saat ini kami terus menerus ditawari Pinjaman KTA oleh marketing mereka. apakah tidak bisa dana untuk KTA yang dihambur hamburkan untuk nasabah baru, digunakan untuk merescheduling utang Nasabah lama yang tidak seberapa ?. Colection dari mereka juga terus menerus menelpon dengan personil yang berganti ganti. Benar benar sebuah Bank Asing yang tidak mempunyai Nurani. Padahal mereka mengeruk keuntungan yang besar dari Negara kita.
Untuk itu sekali lagi kami sarankan bagi anda yang berencana membuat Kartu Kredit Standart Chartered Bank atau membuat KTA dari Bank tersebut, sebaiknya anda batalkan saja, karena mereka tidak mempunyai nurani dan tidak mempunyai sistim penyelesaian yang beretika.
Yuni
Nama dan alamat ada pada redaksi
| < Prev | Next > |
|---|














