Pada hari Minggu (17/1) sekitar Pukul 15.30 WIB di jalan raya Puncak, Cisarua, Bogor, adik saya (Ustaz Umar Hanzolah Alkaff Gathmyr) berkendara sepeda motor dari arah Bogor menuju Cipanas, Jabar. Situasi lalu lintas sangat padat sehingga para pengendara tersendat.
Namun ternyata kepadatan itu tidak menghalangi mobil ambulans milik Raider 300 Cianjur (7834 111) dari arah berlawanan dengan siren yang meraung. Kendaraan ini mengebut dan ugal-ugalan cukup mengerikan. Karena situasi jalan yang sangat padat, adik saya tidak sempat menghindar dan lang- sung ditabrak dari depan oleh ambulans itu.
Adik saya terlempar dan sepeda motornya, nyaris masuk selokan di sekitar patung botol kecap dekat Taman Safari, Cisarua. Disaksikan banyak orang dan dalam suasana macet, dengan amat pengecut pengendara mobil ambulans kabur meninggalkan korban yang terbaring kesakitan di samping selokan. Adik saya bangun dan berusaha mengejar. Karena macet, ia berhasil mengadang mobil ambulans ini. Merasa terpojok, pengendara ambulans keluar dengan mata mendelik diiringi seorang temannya sesama oknum TNI. Adik saya, guru agama yang beradab, dengan sopan dan baik-baik meminta pertanggungjawaban.
Namun, dengan arogan korban dicaci maki dengan kata-kata yang tidak pantas, bahkan mereka mengancam akan memukul secara amat provokatif. Adik saya memilih diam dan melanjutkan perjalanan dengan menahan sakit.
MOHAMMAD RAUDY
Kampung Cipayung, Megamendung, Bogor
| < Prev | Next > |
|---|





