
Orang yang pandai dagang bisa menjual kapan saja, pun di saat ekonomi sulit. Menurut Kelley Robertson, para penjual yang sukses ini punya sifat-sifat yang membuat mereka beda. Terdiri dari:
GIGIH
Untuk menjual atau buka usaha sendiri diperlukan kegigihan yang luar biasa. Hambatan terus menerus menghadang di depan. Tingkat keberhasilan dalam menjual ini ditentukan tindakan-tindakan yang dilakukan untuk mengatasi hambatan. Brian Tracy pernah berkata, seseorang akan menghadapi tantangan yang luar biasa sebelum meraih tujuan-tujuan mereka. Orang yang paling sukses dalam industri apa pun belajar menghadapi tantangan-tantangan yang menghadang di depan mereka. Mereka mencari solusi-solusi baru. Mereka ulet dan menolak menyerah.
MENETAPKAN TUJUAN SECARA JELAS
Penjual yang sukses tahu apa yang ingin mereka raih dan merencanakan pendekatan mereka. Mereka membuat tujuan-tujuan mereka spesifik, motivasional, bisa diraih, tapi menantang, relevan dengan situasi personal mereka dan waktu. Mereka memvisualisasikan target-target mereka, menetapkan bagaimana mereka bisa mencapai tujuan mereka Jan setiap hari mengambil tindakan.
MENGAJUKAN PERTANYAAN BERMUTU
Penjual terbaik mengajukan banyak pertanyaan bermutu kepada klien dan calon klien untuk mengetahui secara penuh situasi dan kebutuhan beli mereka. Mereka tahu, cara paling efektif untuk menampilkan produk atau jasa mereka adalah menemukan tujuan-tujuan customer, kerisauan dan keraguan mereka. Dengan cara ini, mereka bisa mendiskusikan secara efektif fitur dan manfaat dari produk dan jasa mereka yang paling terkait dengan setiap customer.
MAU MENDENGARKAN
Kebanyakan penjual yang sukses akan bertanya, dan lalu memberi jawaban kepada customer, atau terus bicara sesudah itu ketimbang menunggu respons mereka. Penjual yang hebat tahu, customer akan memberitahu apa saja yang ingin mereka ketahui jika diberi kesempatan yang tepat. Mereka mengajukan pertanyaan dan mendengarkan respons secara cermat, sering dengan membuat catatan dan menyimpulkan pemahaman mereka tentang komentar-komentar customer. Mereka belajar, diam itu emas.
PENUH GAIRAH
Penjual yang sukses mencintai perusahaan mereka dan memancarkan kebanggan ini ketika bicara tentang produk-produk dan jasa jasa mereka. Semakin Anda bergairah dengan karier Anda, semakin besar peluang sukses Anda. Alasannya sederhana.Jika Anda mencintai apa yang Anda kerjakan, Anda akan mengerahkan lebih banyak upaya pada pekerjaan Anda. Jika Anda penuh gairah dengan produk atau jasa yang Anda jual, antusiasme Anda akan bersinar terang dalam setiap percakapan. Jika Anda tidak secara tulus menyukai produk atau jasa tertentu yang Anda jual, buat perubahan. Anda tak akan menghasilkan apa pun untuk diri sendiri, perusahaan, atau customer Anda dengan terus menerus menggambarkan atau menjelaskan sesuatu yang tidak Anda sukai.
ANTUSIAS
Penjual yang sukses selalu berperasaan positif, bahkan selama masa sulit dan antusiasme mereka menular. Mereka jarang bicara buruk tentang perusahaan atau bisnis. Ketika menghadapi situasi yang tidak menyenangkan atau negatif, mereka memilih fokus pada unsur positif ketimbang membiarkan semangat mereka terseret jadi negatif.
BERTANGGUNGJAWAB ATAS HASIL MEREKA
Penjual yang sukses tidak menyalahkan masalah-masalah internal, ekonomi, kompetitor kuat, atau segala sesuatu yang lain jika kuota penjualannya tidak terpenuhi. Mereka sadar, bahwa aksi-aksi mereka sendiri yang menentukan hasil dan mereka melakukan apa yang diperlukan.
KERJA KERAS
Kebanyakan orang ingin sukses tapi tidak siap untuk kerja keras untuk meraihnya. Superstar penjualan tidak menunggu bisnis mendatangi mereka, mereka yang mengejarnya. Mereka biasanya mulai bekerja lebih pagi dibanding rekannya yang lain dan pulang lebih lambat dibanding orang-orang lainnya. Mereka menelepon lebih banyak mengamati secara lebih konsisten, bicara kepada lebih banyak orang, dan memberi lebih banyak presentasi penjualan dibanding rekan kerja mereka.
TERUS BERHUBUNGAN DENGAN KLIEN
Penjual yang sukses tahu, terus menerus kontak dengan klien bisa mempertahankan klien. Karena itu mereka menggunakan berbagai pendekatan untuk bisa kontak terus. Mereka mengirim kartu ucapan terima kasih, kartu ulang tahun, dan kartu perayaan. Mereka menelepon, dan secara teratur bertemu untuk sarapan atau makan siang. Mereka meng- e-mail newsletter dan nilai-nilai barang kepada customer. Mereka terus menerus mencari cara baru dan cara-cara kreatif untuk membuat nama mereka tetap ada dalam pikiran customer mereka.
MENUNJUKKAN NILAI
Dunia bisnis masa kini lebih kompetitif dibanding sebelumnya dan kebanyakan penjual mengira, harga adalah satu-satunya faktor yang memotivasi orang untuk membeli. Penjual yang sukses tahu, harga adalah faktor dalam semua penjualan tapi jarang menjadi dasar utama seseorang memilih produk atau supplier tertentu. Mereka tahu, pembeli yang berpengetahuan luar biasanya mendasarkan keputusan mereka pada nilai-nilai yang dipresentasikan penjual. Mereka tahu cara menciptakan nilai-nilai pada setiap customer, calon customer, atau pembeli yang mereka temui.
(Majalah Aura,Edisi 33,Minggu-3,September 2010)
| < Prev | Next > |
|---|














