Home ARTIKEL Renungan THE DAY THE EARTH STOOD STILL

THE DAY THE EARTH STOOD STILL

PDF
THE DAY THE EARTH STOOD STILL , adalah sebuah film Hollywood yang sudah dua kali diproduksi, yang pertama tahuh 1951 dan kemudian tahun 2008 yang mengisahkan seputar kedatangan alien yang ingin menyapu bersih umat manusia karena telah mencemarkan planet bumi. Diawali ketika penduduk Amerika dikejutkan oleh kehadiran sebuah bola cahaya yang terlihat melayang di langit. Benda yang mirip meteor itu diprediksi akan sampai ke bumi dalam waktu cepat. Maka dikumpulkanlah para ahli atau ilmuwan. Salah satunya adalah Helen Benson (Jennifer Connelly) yang ahli mikrobiologi dari Universitas Princeton. Suatu malam, Helen didatangi pihak FBI untuk berkumpul bersama para ahli lainnya. Tak mau meninggalkan anaknya, maka Helen menitipkan anak tirinya, Jacob (Jaden Smith) untuk tinggal bersama tetangganya.
 
Lalu kejadian yang ditakutkan terjadi ketika sebuah bola raksasa yang sangat terang, jatuh di sebuah lapangan besar sehingga memicu para tentara serta ilmuwan untuk mengantisipasi hal terburuk, yaitu penyerangan terhadap mereka. Bukannya sosok alien yang mereka temui, malah sosok manusia bernama Klaatu (Keanu Reeves) yang menghadap mereka. Ternyata, makhluk itu hanya menggunakan tubuh manusia untuk singgah ke bumi. Panik dengan keadaan, sebuah peluru dari salah seorang tentara menembak Klaatu. Disitulah muncul sebuah robot raksasa berbadan tegap, memerintahkan Helen untuk menyembuhkan Klaatu.
 
Setelah sembuh, Klaatu diinterogasi oleh pihak pemerintah untuk menanyakan apa misinya datang ke bumi. Dengan tenang, Klaatu menjawab tugasnya di bumi hanyalah mengembalikan keseimbangan bumi yang telah dirusak oleh manusia. Dengan kekuatan supernya, Klaatu berhasil lari dari markas tersebut yang akhirnya ditolong oleh Helen. Helen yakin niat Klaatu tidaklah seburuk itu. Keduanya menjadi buronan pemerintah. Jalan satu-satunya yaitu Helen harus membujuk Klaatu untuk memberi kesempatan kedua bagi umat manusia agar mereka tetap hidup. 
 
Film-film semacam The Day Earth Stood Still, seperti The Independent Day dan sebagainya menggambarkan betapa Amerika sebagai Negara super power sangat mengkhawatirkan eksistensinya sebagai penguasa bumi dapat diusik oleh makhluk lain dari luar angkasa. Hal ini menunjukkan bahwa bangsa Amerika memiliki kesadaran yang tinggi atas misi mereka hidup sebagai Khalifah Tuhan di muka bumi, sehingga bagaimana pun mereka akan mempertahankan kedudukan itu. 
 
Kesadaran bahwa bumi diciptakan oleh Tuhan untuk manusia, mestinya meningkatkan keyakinan kita. Bahwa kita hidup di bumi ini ada yang mengatur, bukan suatu kebetulan belaka. Bayangkan, suatu hari anda bangun tidur, kemudian membuka jendela kamar. Hangat sinar matahari menerpa disertai semilir angin yang lembut sepoi-sepoi. Anda lihat pemandangan di luar kamar, ada rumput yang menghijau, bunga-bunga yang indah, kupu-kupu yang beterbangan serta kicau burung yang bersahutan. Sementara butir-butir embun juga masih tersisa di dahan dan dedaunan. 

Anda menghirup nafas dalam-dalam : segar dan melegakan. Namun pernahkah anda memikirkan, siapakah yang mengadakan dan mengatur semua itu : matahari, udara, air, tanah, tumbuh-tumbuhan, binatang ? Ataukah hal itu merupakan suatu kebetulan alamiah belaka ?Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Semua tentu ada yang mengatur dan merencanakan. 

Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur. (QS Al A’raf : 10) 

Ya, Tuhan telah menempatkan manusia untuk hidup di bumi dan telah menjamin tersedianya sumber-sumber alam untuk kehidupan manusia. Mulai dari oksigen untuk bernafas, air untuk minum, sampai beraneka jenis dan sumber makanan, dari binatang maupun tumbuh-tumbuhan. 

Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. (QS Al Baqarah : 22) 

Bahkan, Allah pun tidak sekedar menyediakan apa yang dibutuhkan oleh manusia untuk hidup, melainkan juga menyediakan apa yang diinginkan oleh manusia untuk kesenangannya. 

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (QS Ali Imran : 14) 

Jika demikian, mengapa ada orang yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginannya untuk kesenangan hidup di dunia ini, dan lebih banyak lagi mereka yang untuk memenuhi kebutuhannya saja tidak bisa, apalagi memenuhi keinginannya untuk kesenangan hidup di dunia. 

Apakah karena masing-masing orang sudah ditentukan nasibnya, sehingga mereka yang memang telah ditakdirkan untuk kaya raya, pasti hidupnya kaya raya, dan sebaliknya mereka yang ditakdirkan miskin akan tetap miskin, meskipun berusaha keras seperti apa pun ? 

Dunia adalah surga bagi orang kafir dan penjara bagi orang-orang beriman, Karena itu sebagai orang yang beriman, kita tidak perlu mengejar kekayaan dan kebahagiaan dunia. Karena semua itu semu. Lebih baik kita memikirkan dan beramal untuk kehidupan akhirat. 
 
Seperti itulah mindset sebagian besar dari kita. Sehingga tidak heran di dunia ini yang sukses dan berhasil adalah mereka yang kita anggap tidak beriman. Sementara kita seolah-olah sibuk mencari kebahagiaan akhirat. Kita tidak peduli dengan kebodohan, kemelaratan dan keterbelakangan. 

Kita asyik dengan ritual-ritual ibadah kita. Biarlah hidup kita di dunia ini miskin dan sengsara, yang penting kita kelak masuk surga ! Aha ! Enak sekali, masuk surga ! Siapa yang menjamin kalau anda miskin dan sengsara di dunia anda masuk surga ? 

Ingatlah, bahwa Allah menciptakan manusia adalah untuk menjadi khalifah : wakil yang berkuasa untuk mengelola dan menata kehidupan di bumi. Jadi hidup manusia di dunia memiliki misi Ilahiah. Allah menciptakan manusia bukan perkara main-main. 

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS Al Mu’minun 115) 

Konsekwensi sebagai wakil Allah di bumi, tentu manusia akan dimintakan pertanggunjawabannya kelak. Apa saja yang telah dilakukan di bumi. Untuk apa waktu dan ruang serta segala yang ada di dalamnya dimanfaatkan oleh sang khalifah ? 

Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya? Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada Manusia.(QS Al Haj : 65)
 
Dalam Sejarah Islam, kita dapat mengambil contoh manajemen Pemerintahan yang dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khathab untuk menjamin kemakmuran penduduknya. Dalam hal permintaan dan penawaran, Umar melakukan intervensi dengan mengatur jumlah barang yang ditawarkan. Contohnya ketika mengimpor gandum dari Mesir untuk mengendalikan harga gandum di Madinah. Selain itu, ada pengawas pasar (wilayatul hisba) yang akan menindak pihak-pihak yang bermain curang di pasar. Sedangkan intervensi sisi permintaan dilakukan dengan menanamkan sikap sederhana terhadap para pembeli dalam berbelanja jauh dari sifat konsumtif. 

Penerimaan keuangan juga sangat signifikan dalam pembangunan di masa Umar. Dengan administrasi yang baik terbukti menimbulkan kepercayaan bagi para pembayar zakat dan sebaliknya. Pada pos pengeluaran, pembangunan infrastruktur mendapat perhatian besar. Umar bin Khattab memerintahkan Amr binAsh gubernur Mesir untuk membelanjakan sepertiga APBN untuk hal ini. Jalur kairo Suez pun dibangun untuk memudahkan trnsportasi dagang antara semenanjung Arab dan Mesir. Juga pembangunan dua kota bisnis yaitu Basrah (Persia) dan Kufah (Romawi) 

Pada masa khalifah Umar, diambil pajak satu dirham plus satu qafiz (48 kg) untuk satu jarib (delapan hektar) ladang gandum, sementara satu jarib untuk buah-buahan kharajnya sepuluh dirham dan untuk pohon kurma delapan dirham. Besarnya kharaj mempertimbangkan beberapa variabel seperti karakteristik kesuburan tanah, tanaman yang ada di atasnya baik dari segi kuantitas maupun daya jual komoditasnya serta irigasi. Untuk mata uang, di zaman Umar mata uang telah dicetak pula dengan mengikuti gaya dirham Persia, dengan perubahan pada tulisan yang tercantum di mata uang tersebut. 
 
(Dikutip dari Buku Manajemen Istiqomah : Strategi Para Pemenang - Aji Ngumboro)
Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu … (QS Al Baqarah : 29) 
 
Link Iklan:
WISATA HATI
Mari ikutan berdakwah lewat web ini. Salurkan rizki Anda di DDW (Donasi Dakwah lewat Web)
BAKUL ONLINE
Pusat Belanja Online terpercaya dan dikelola secara profesional, harga dan kualitas terjamin. Distributor welcome.
IKAMISA.ORG
Bila anda adalah Alumni SMA Negeri 1 Malang, ada baiknya anda mendaftarkan diri di situs resmi Ikatan Alumni Mitreka Satata, Ayo Rek, "Bersatu Kita Kuat"
MER-C
Kunjungi Website kami, salurkan sumbangan anda di tempat yang tepat
AYO MAKMURKAN MASJID
Jangan biarkan Masjid masjid menangis, ayo kita ramaikan masjid, sekaligus untuk menolak bencana, ikuti komunitasnya di Facebook "Ayo makmurkan Masjid".

We have 59 guests online

Beselstudio.com

JA slide show
Links :
GPSOKE.COM
Sedia CD Installasi Aplikasi GPS untuk HP yang Support GPS seperti Nokia E71, Samsung C6625, dll Hanya Rp 75.000,- saja sudah termasuk ongkos kirim untuk daerah Jawa Bali. keterangan lebih lanjut hubungi : info@gpsoke.com. catatan Aplikasi ini tidak membutuhkan pulsa dalam penggunaannya.
PRIMA ARCHITECTURE
Kami membantu mewujudkan keinginan Anda akan rumah yang ideal. Mulai dari tahap disain arsitektur sampai pelaksanaan fisk bangunan.