Home ARTIKEL Cerita Kesalahan Sang Monyet

Kesalahan Sang Monyet

PDF
Pada suatu masa, seekor kura kura melihat sebatang kayu besar mengambang di sungai, terhanyut dengan cepat. Ketika batang kayu itu mendekat, kura-kura melihat bahwa batang kayu itu adalah sebuah pohon pisang, dan ia berpikir, "Wah, bagus sekali jika ditanam," jadi ia mencebur ke air dan berenang ke arah pohon.

Kura-kura menarik pohon itu, berharap bisa menariknya ke tepi sungai, tetapi ia terlalu kecil, pohon itu berat, dan arusnya terlalu deras. Segera saja kura-kura kelelahan, dan ia pikir ia harus mencari seseorang untuk membantunya. la melihat keliling dan melihat seekor monyet sedang duduk di tepi sungai. Monyet itu menertawakannya.

"Mengapa kamu tertawa?" teriak kura-kura. "Tidakkah kamu melihat aku sedang berjuang sekuat tenaga?"

"Aku melihatnya!" tawa si monyet. "Aku melihatnya!"

"Ayo tolong aku," mohon sang kura-kura. "Dan jika kamu menolong aku, aku akan membagi pohon pisang ini denganmu!"

Nah, ketika monyet mendengar kata "pisang," ia segera melompat ke dalam air, dan bersama-sama mereka menarik pohon pisang ke tepi.

Ketika tiba di rumah kura-kura, ia berkata "Nah, sekarang, monyet, bantulah aku menggali tanah untuk menanam pohon ini."

"Tetapi ini kebunmu," kata monyet, "tadi kamu bilang kita akan membaginya."

"Memang begitu," kata kura-kura. "Kita akan menanarn pohon ini, dan ketika sudah berbuah pisang, kita akan membagi hasil dari usaha kita." Kemudian ia tersenyum, bangga akan ide cemerlangnya.

Tetapi monyet tidak memerhatikan; ia tidak peduli dengan kecerdasan kura-kura, dan ia tidak suka kerja keras. "Menurutku, kita belah dua saja sekarang, dan saya akan membawa bagian saya."

"Tetapi monyet," kata kura-kura, "bukan begitu caranya membagi sebuah pohon."

"Aku ingin bagianku!" teriak monyet "Dan aku akan membawa bagianku sekarang juga!"

Kura-kura menarik nafas. "Baiklah katau begitu, bagian mana yang kamu inginkan?"

Monyet memerhatikan pohon itu dan mempelajarinya keras-keras, tetapi ketika ia melihat daun-daun indah dan segar di bagian atas pohon, ia tahu apa yang diinginkannya. "Aku ingin bagian atasnya!"

'Baiklah," kata kura-kura, dan ia memanggil keluarganya untuk membantu memotong pohon itu.

Kemudian kura-kura menanam separuh bagian bawah pohon itu di kebunnya, dan monyet membawa separuh bagian atas pohon pulang ke rumah dan menanamnya di halamannya.
Tentu saja separuh bagian atas pohon itu kemudian mengering dan mati, tetapi separuh bagian bawah, dengan akar-akarnya yang kuat, menumbuhkan anak-anak pohon berdaun baru, dan akhirnya setandan pisang masak.

Ketika pisang itu siap dipanen, kura-kura teringat pada monyet dan ia pergi mengunjunginya. "Aku memintamu untuk memanjat pohonku, dan untuk usahamu aku akan memberimu beberapa pisang," katanya.
"Pisang!" teriak monyet, dan ia lupa pada pohonnya sendiri, ia segera berlari ke kebun kura-kura dan memanjat pohon. Di atas pohon ia duduk, memakan pisang itu satu persatu.

"Hei, monyet!" teriak kura-kura. "Berhentitah memakan semua pisangku. Bawalah turun!"

"Tidak!" teriak monyet. Dulu kamu mencoba menipuku dengan memberiku bagian pohon yang buruk. Sekarang gitiranku untuk menang!"

Ini membuat kura-kura sangat marah, karena ia tidak pernah bermaksud menipu monyet - ia tidak bisa menolong jika monyet bodoh dan malas. Di datam kemarahannya ia pergi ke hutan dan mengumpulkan duri-duri dari setiap semak berduri, dan menebarkannya di kaki pohon.

Ketika monyet selesai menghabiskan semua pisang, ia metompat ke tanah, tetapi tentu saja ia mendarat di duri-duri itu. "Aduhl" teriaknya kesakitan. "Aduh! Aduh!" la terns melornpat ke sans-kernari, tetapi kemanapun ia melornpat, duri menusuknya.

la mendengar tawa tertahan dari semak, kemudian tawa keras, dan menyadari bahwa semua kura-kura menertawakannya.
"Awas kalian!" teriak monyet, dan ia berlari ke arah mereka dan membalikkan semua kura-kura.
Sekarang semua kura-kura berbaring tertentang tidak berdaya, dan tawa mereka segera beralih menjadi airmata - kecuali kura-kura yang tertua, yang bijaksana dan tidak takut pada monyet yang dungu.

"Aku memberi kalian pelajaran untuk kelicikan kalian!" teriak monyet. "Aku akan mengambil alu dan menumbuk kalian seperti tepung. Atau mungkin aku akan membawa kalian ke puncak gunung dan melempar kalian ke bawah. Atau mungkin aku akan menusukkan duri-duri ini ke balik kerang kalian. Atau mungkin aku hanya akan ... mmm ... mungkin aku akan ..."

Tetapi sebelum monyet dapat menyelesaikan kalimatnya, kura-kura berteriak, "Tumbuk saja kami! Atau tusukkan duri-duri itu, Oh, tolonglah, monyet. Lakukan apa saja yang kamu inginkan, tetapi apapun yang kamu lakukan, tolong jangan lempar kami ke dalam air. Kamu tahu tanpa bantuanmu kami akan tenggelam. "

Ini menghentikan monyet sebentar, dan kemudian ia ingat ia pernah melihat kura-kura terengah-engah berjuang di sungai, jadi ia tertawa, dan berkata, "Itulah yang akan aku lakukan! Membuang kalian ke sungai, satu persatu!"

Satu persatu ia memungut kura-kura dan melemparnya sekeras mungkin ke dalam sungai. la tergelak ketika mendengar percikan air, dan dengan senang memerhatikan setiap kura-kura tenggelam dari pandangan.

"Ah ha! Tidak akan ada lagi kura-kura yang akan menipuku!" serunya - tetapi kemudian, satu persatu  kura-kura muncul di permukaan, dan mereka berteriak, "Terima kasih, monyet! Terima kasih telah melempar kami ke tempat yang aman!"
 
Semua kura-kura hidup bahagia sesudah pengalaman itu, dan tidak pernah lagi meminta pertolongan monyet.
 
(Dongeng rakyat Filipina,diadaptasi Amy Friedman,Media Kawasan September 2009).

 
More articles :

» Pilih Neraka Indonesia

Seorang warga Indonesia meninggal dan karena amal perbuatannya buruk lalu ia dikirim menuju ke neraka. Di sana ia mendapatkan bahwa ternyata neraka itu berbeda-beda bagi tiap negara asal.  Pertama ia ke neraka orang-orang Inggris dan bertanya kpd...

» Do'a Perempuan Tua

Pada suatu waktu di pulau Jawa, seorang perempuan tua yang sangat miskin tinggal di sebuah gubuk bambu dan jerami. la tidak memiliki apapun kecuali sebuah panci. Perempuan itu mengumpulkan kayu di hutan untuk dijual, begitulah ia menghidupi dirinya.

» Sunan Drajat

Diantara para wali, mungkin Sunan Drajat yang punya nama paling banyak. Semasa muda ia dikenal sebagai Raden Qasim, Qosim, atawa Kasim. Masih banyak nama lain yang disandangnya di berbagai naskah kuno. Misalnya Sunan Mahmud, Sunan Mayang Madu, Sunan...

» Dewi Bulan dan Penyair

Zaman dahulu kala, dewi bulan, Cerridwen, melihat bahwa anak terkecilnya sangat buruk rupa, jadi ia memutuskan bahwa untuk mengimbangi hal itu, ia harus menjadi anak terbijaksana di  dunia. la akan menyiapkan ramuan ajaib ilham. Dengan meminumnya,...

» Empat Pertanyaan

Pada jaman dulu kala ada seorang pria bernama Wei yang setiap hari bekerja dengan setia di kebunnya. Wei juga merawat ibunya yang sudah lanjut usia. Wei sangat rajin, tetapi betapapun kerasnya ia bekerja, ia tetap miskin. Dengan berjalannya waktu,...

Add comment

{jcomments on}


Security code
Refresh

Kunjungi juga Website dibawah ini
Banner

12_85a55d2cb282a36fa3b3cf165085171a.jpg

14_719b49854bb2c4da6d06168612ec3255.jpg

15_0f33cda31197e308704c2f6dad3c1c1f.jpg

16_0b43c11daa9b9fc4d76f9709f5f8e77d.jpg

17_3b711f21ff8174bbf07a06458b3e8558.gif

18_997b15eee9b3b7e4b108096cca53c535.jpg

19_30ef6e344de0c197e52eb817dcdf4cfe.jpg

20_d6d10fe367723680868feca223c88897.JPG
Sponsor :
PRIMA ARCHITECTURE
Kami membantu mewujudkan keinginan Anda akan rumah yang ideal. Mulai dari tahap disain arsitektur sampai pelaksanaan fisk bangunan.
MER-C
Kunjungi Website kami, salurkan sumbangan anda di tempat yang tepat
Links :
WISATA HATI
Mari ikutan berdakwah lewat web ini. Salurkan rizki Anda di DDW (Donasi Dakwah lewat Web)
AYO MAKMURKAN MASJID
Jangan biarkan Masjid masjid menangis, ayo kita ramaikan masjid, sekaligus untuk menolak bencana, ikuti komunitasnya di Facebook "Ayo makmurkan Masjid".

Facebook Share

Share on facebook

Donasi lewat PayPal

We have 54 guests online
Link Iklan:
BESELWEB.COM
Mau buat website ?, atau mau belajar membuat website ?, jangan ragu, disini tempatnya, segera kunjungi kami
RAMADHAN.MOBI
HP, Blackberry, iPhone dan iPad Jangan hanya dipakai SMS dan Chatting saja, isi waktu luang anda dengan membaca situs mobile RAMADHAN.MOBI. Semoga bermanfaat, Wassalam
GPSOKE.COM
Sedia CD Installasi Aplikasi GPS untuk HP yang Support GPS seperti Nokia E71, Samsung C6625, dll Hanya Rp 75.000,- saja sudah termasuk ongkos kirim untuk daerah Jawa Bali. keterangan lebih lanjut hubungi : info@gpsoke.com. catatan Aplikasi ini tidak membutuhkan pulsa dalam penggunaannya.

Beselstudio.com

JA slide show