Home ARTIKEL Cerita Ibu yang cerdik

Ibu yang cerdik

PDF
Pada jaman dahulu kala, di Istambul, tinggal seorang pasha yang kaya yang sangat menyayangi dan memuja isterinya. la mengatakan kepada setiap orang bahwa isterinya adalah perempuan yang paling berbelas kasih di dunia.

Ini memang benar. Ibu ini sangat peduli pada setiap orang. Kadang-kadang ia bahkan memanggang baklava dan kebab yang renyah dan menawarkannya kepada para buruh miskin yang pakaian usang dan wajah laparnya membuat dia sedih. Khususnya ia sering memperhatikan seorang pria muda. Dia adalah chopdji, seorang petugas kebersihan. la seorang pendiam, selalu bekerja dengan baik.

Suatu hari sang ibu melihat petugas ini bekerja, dan air mata menggenangi matanya. Hatinya iba padanya. la melangkah ke luar dan memanggil "Pria muda, adakah yang bisa saya lakukan untukmu?"

Petugas kebersihan itu menoleh, terkejut. Para pedagang dan pasha jarang bicara kepadanya. la menunduk malu, tetapi ibu itumemanggil lagi. "Tolong katakan padaku, apa masalahmu."
 
Petugas kebersihan itu maju dengan malu-malu. "Aku kira tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Cadi, bapak hakim, telah mengambil semua uangku, tetapi tidak seorangpun akan memercayai orang seperti aku.

Ibu ini bukan orang bodoh. la telah mendengar bahwa Cadi di Istambul adalah orang yang serakah, jadi ia berkata, "Ceritakan kisahmu."

Petugas kebersihan itu menceritakannya. la telah bekerja selama dua tahun dan menabung  500 plaster. Dengan bantuan Allah, katanya, dalam dua tahun lagi ia akan mempunyai cukup uang untuk pulang, dan dengan tabungannya ia akan merawat keluarganya.

Setiap malam, katanya kepadanya, ia gelisah, takut seseorang akan mencuri uangnya jika ia meninggalkan koin-koinnya di gubuknya yang kumuh, pasti seseorang akan mencurinya. Apa yang bisa dilakukannya?

la pernah mendengar seorang pedagang berbicara tentang Cadi Istambul yang bijak. Pastilah ia bisa memercayai orang penting seperti itu. Jadi ia mengunjungi sang Cadi. la membungkuk rendah, malu akan sandalnya yang putus dan pakaiannya yang usang dan berkata, "Aku datang kepada Tuan dengan penuh hormat. Tidak ada orang yang lebih dipercaya di Istambul. Aku ingin meminta Tuan untuk menyimpankan 500 plaster yang telah aku tabung sampai aku siap untuk pulang ke rumah."

Cadi tersenyum dan berkata, "Aku bisa melihat bahwa ini penting bagimu. Kamu bisa meninggalkan tabunganmu padaku. Ketika kamu siap, kembalilah dan minta kembali uangmu, dan tidak satupun koin yang akan hilang."

Petugas kebersihan itu sangat gembira. la meninggalkan tabungannya dan kembali bekerja, tetapi minggu berikutnya ia bertemu dua teman lama dari desanya. Mereka akan pulang ke desa pada hari berikutnya, dan mereka mengajak petugas kebersihan itu untuk bergabung dengan mereka. Mereka akan menolong membiayai perjalanannya.

Petugas kebersihan itu sangat merindukan keluarganya, dan berpikir ia bisa mencari pekerjaan di Mamleket, propinsinya. Ya, ia memutuskan ia akan pulang ke rumah. Jadi sekali lagi, ia mengunjungi Cadi Istambul.

Kali ini Cadi tidak menyambutnya dengan ramah. "Berani sekali kami menuntut uang dariku?" Dan para pelayan menyeret petugas kebersihan itu pergi.

Semangat pria ini sudah patah, seperti yang dikatakannya kepada sang ibu, "Aku tidak mempunyai saksi. Aku datang dari tempat yang jauh. Tidak ada orang yang akan memercayaiku. Tidak ada yang bisa dilakukan."

Tetapi ibu ini bukan saja baik hati, ia juga pintar, dan ia segera mempunyai rencana yang cerdik. Jadi ia berkata kepada pria muda itu, "Aku pikir aku dapat menolongmu, tetapi kamu harus berjanji melakukan persis seperti apa yang akan aku katakan padamu."

"Siang ini, aku akan mengunjungi Cadi," jelasnya. "Setelah aku berada di dalam sekitar 10 menit, kamu harus bergegas masuk dan meminta uangmu seakan-akan kamu belum pernah memintanya."
 
Petugas kebersihan itu bingung, tetapi ia sepakat, jadi ibu itu memanggil puterinya, dan juga menjelaskan rencana itu kepadanya. "Tunggu di luar rumah Cadi dan perhatikan dengan cermat. Ketika petugas kebersihan itu pergi, kamu harus lari ke pintu depan dan berkata, 'Ibu, Ayah telah kembali dari Mesir dan menunggu ibu di rumah!"
 
Tentu saja puterinya setuju, karena ia juga baik dan bijak seperti ibunya.

Ibu segera pergi menemui Cadi, membawa sekantung perhiasan - berlian dan mirah, jamrud dan safir. Ketika ia berdiri di depan Cadi, ia berkata, "Aku datang pada anda dengan soal penting. Suamiku sedang pergi berbisnis di Mesir, dan aku harus pergi menemuinya. Aku ingin meninggalkan perhiasanku pada seseorang yang bisa dipercaya."

Kemudian ia menuang perhiasannya ke alas meja - cincin, bros, gelang dan kalung. Semuanya berkilauan. "Anda lihat bukan, aku membutuhkan seseorang yang bisa sungguh-sungguh aku percayai," bisiknya.

Tepat pada saat itu petugas kebersihan bergegas masuk. "Tuan, aku datang untuk meminta 500 plaster milikku," katanya terengah-engah.

Cadi tidak dapat memalingkan matanya dari perhiasan itu. Karena perhatiannya teralihkan, ia menoleh sekilas kepada petugas kebersihan dan berkata, "Ya, tentu saja," dan melambai kepada pelayannya. "Berikan koin-koin dari petiku kepada orang ini." Pelayannya segera pergi.

Cadi tersenyum pada ibu itu. "Anda lihat, bahkan koin-koin orang miskin ini aman berada di tanganku, karena aku tidak membedakan-bedakan orang kaya atau miskin. Keinginanku hanyalah menolong setiap orang."

"Ya, aku bisa melihatnya," kata ibu. Ketika petugas kebersihan itu telah pergi, puteri ibu itu bergegas masuk dan berkata, "Ibu, Ayah telah kembali dari Mesir dan menunggu ibu di rumah!"

"Oh bagus!" seru ibu, sambit bertepuk tangan. la meraup perhiasannya dan memasukkannya kembali ke kantung dan berkata kepada Cadi, "Anda sungguh orang yang adil dan jarang ada, dan aku berterima kasih padamu."

Ketika ibu sudah pergi, Cadi menggelengkan kepalanya. la sudah menjadi Cadi Istambul selama 40 tahun, dan selama itu ia belum pernah bertemu seseorang yang bisa lebih pintar darinya. Tetapi sekarang seseorang sudah melakukannya, dan itu adalah pelajaran yang paling mahal yang pernah dipelajarinya.
 
(Dongeng Rakyat Turki, diadaptasi oleh Amy Friedman, Media Kawasan Mei 2009)

 
Link Iklan:
WISATA HATI
Mari ikutan berdakwah lewat web ini. Salurkan rizki Anda di DDW (Donasi Dakwah lewat Web)
BAKUL ONLINE
Pusat Belanja Online terpercaya dan dikelola secara profesional, harga dan kualitas terjamin. Distributor welcome.
IKAMISA.ORG
Bila anda adalah Alumni SMA Negeri 1 Malang, ada baiknya anda mendaftarkan diri di situs resmi Ikatan Alumni Mitreka Satata, Ayo Rek, "Bersatu Kita Kuat"
MER-C
Kunjungi Website kami, salurkan sumbangan anda di tempat yang tepat
AYO MAKMURKAN MASJID
Jangan biarkan Masjid masjid menangis, ayo kita ramaikan masjid, sekaligus untuk menolak bencana, ikuti komunitasnya di Facebook "Ayo makmurkan Masjid".

We have 59 guests online

Beselstudio.com

JA slide show
Links :
GPSOKE.COM
Sedia CD Installasi Aplikasi GPS untuk HP yang Support GPS seperti Nokia E71, Samsung C6625, dll Hanya Rp 75.000,- saja sudah termasuk ongkos kirim untuk daerah Jawa Bali. keterangan lebih lanjut hubungi : info@gpsoke.com. catatan Aplikasi ini tidak membutuhkan pulsa dalam penggunaannya.
PRIMA ARCHITECTURE
Kami membantu mewujudkan keinginan Anda akan rumah yang ideal. Mulai dari tahap disain arsitektur sampai pelaksanaan fisk bangunan.