Home ARTIKEL Cerita Empat Pertanyaan

Empat Pertanyaan

PDF
Pada jaman dulu kala ada seorang pria bernama Wei yang setiap hari bekerja dengan setia di kebunnya. Wei juga merawat ibunya yang sudah lanjut usia. Wei sangat rajin, tetapi betapapun kerasnya ia bekerja, ia tetap miskin. Dengan berjalannya waktu, ini mulai mengganggunya, jadi ia memutuskan untuk pergi ke Gunung Suci. Di sana, di puncak gunung, tinggal seorang bijak. Orang-orang mengatakan ia mengetahui semua jawaban untuksetiap pertanyaan di dunia.

"Aku akan pergi ke orang bijak," kata Wei kepada ibunya, "untuk bertanya apa yang harus aku lakukan untuk menghasilkan lebih banyak uang. Aku ingin ibu hidup dengan nyaman."

Ibunya memberkati Wei, dan pria muda itu berangkat. 

la berjalan berjam-jam, dan ketika kegelapan menyelimutinya, ia melihat cahaya dari sebuah pondok kecil. Pondok itu tampak begitu mengundang, ia berhenti dan mengetuk pintunya.

Wei membungkuk kepada seorang perempuan yang membuka pintu. "Maafkan aku. Apakah aku akan merepotkan jika aku menginap di sini untuk satu malam? Aku sedang dalam perjalanan menemui orang bijak."

Perempuan itu tersenyum. "Aku senang menyambut anda, tetapi sebagai gantinya aku ingin menanyakan sesuatu kepada orang bijak. Puteriku yang cantik, Xiu, tidak pernah tersenyum selama bertahun-tahun. Aku tidak dapat berbuat apapun untuk membuatnya tersenyum. Tolong tanyakan kepadanya, apa yang harus aku lakukan."

"Tentu saja, dan aku akan membawakan kembali jawabannya," kata Wei. Ketika matahari terbit, ia melanjutkan perjalanan ke gunung.

Wei berjalan selama berhari-hari, dan ia sudah menjadi lelah ketika tiba di sebuah desa kecil di dekat kaki Gunung Suci. Orang-orang menyambutnya dengan hangat, menawarkan makanan dan penginapan. Tetapi Wei memerhatikan bahwa mereka tampak sedih. la menanyakan sebabnya.

"Pohon magnolia kami yang indah sudah tidak berbunga lagi," kata penduduk desa. "Dulu ia berbunga sangat indah, tetapi terjadi sesuatu yang salah. Maukah engkau menanyakan kepada orang bijak, bagaimana caranya kami menolong pohon kami?"

"Tentu saja," kata Wei, clan keesokan paginya ia berangkat ke gunung.

Di kaki gunung, sebuang sungai yang deras menghambat jalannya. "Bagaimana aku bisa mencapai orang bijak untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaanku jika aku tidak dapat menyeberangi sungai ini?" tangis Wei putus asa.

la mencelupkan satu kakinya ke dalam air, tetapi arus begitu kuat sehingga menghanyutkan sepatunya. la menggigil. "Aku pasti akan tenggelam jika aku mencoba berenang. Sekarang aku tidak akan pernah bisa menemui orang bijak."

Tiba-tiba seekor naga muncul di tepi sungai. "Aku akan membawamu menyeberang," kata naga, "jika kamu mau menanyakan pertanyaanku. Seharusnya aku terbang ke surga untuk tinggal di antara teman-teman nagaku, tetapi betapapun kerasnya aku mencoba, aku tidak dapat terbang. Tolong tanyakan kepada orang bijak, apa yang harus aku lakukan."

"Tentu saja," kata Wei, clan ia duduk di punggung naga, clan mahluk itu membawanya menyeberangi sungai.

Ketika Wei mencapai kaki gunung, ia sangat gembira untuk bertemu dengan orang bijak, ia berlari ke puncak. Dan di sana, duduklah orang bijak di depan matanya sendiri.

Wei membungkuk memberi hormat. "Tuan, aku mempunyai empat pertanyaan untuk anda."
Orang bijak itu menggelengkan kepalanya. "Aturan di gunung ini adalah setiap orang hanya boleh mengajukan tiga pertanyaan."

Wei sedih. Apa yang bisa dilakukannya? la telah berjanji untuk menolong naga dan perempuan muda yang sedih itu dan orang-orang dikota, dan dengan sepenuh hati ia ingin mengetahui apa yang harus dilakukannya akan ia tidak miskin lagi.

la medehem. "Baiklah, aku harus bertanya bagaimana seorang perempuan muda bernama Xiu bisa dibuat tersenyum."
 
Orang bijak itu mengangguk. "Xiu menunggu seseorang untuk dicintai. Ketika ia menemukannya, ia akan tersenyum, bukan hanya dengan bibirnya, tetapi dengan hatinya."

"Dan, tuan," lanjut Wei, "dapatkah tuan memberitahu mengapa pohon magnolia di desa tidak lagi berbunga?"
 
"Ada sekotak emas tertanam di bawah pohon," kata orang bijak. "Galilah kotak itu, maka pohon akan berbunga lagi."

Sekarang Wei gemetar. la memikirkan pertanyaannya sendiri, tetapi ia ingat mata sedih sang naga."Tolong, dapatkah tuan memberitahu bagaimana naga yang tinggal di sungai di bawah sana dapat terbang ke surga?"

"Naga itu memiliki banyak perhiasan, tetapi tidak seorangpun dapat membawa kekayaannya di bumi ini ke surga. Katakan padanya untuk membagikan kekayaan duniawinya, maka ia akan terbang."

Terima kasih," kata Wei. la membungkuk hormat, dan kemudian, tanpa jawaban untuk pertanyaannya sendiri, ia berjalan menuruni gunung.

Ketika naga menyeberangkannya kembali, Wei memberitahukan jawaban orang bijak. "Bagikan harta duniawimu maka kamu akan terbang," katanya.
 
Ketika mereka telah mencapai seberang sungai, naga menyerahkan sebuah kantung kepada Wei. "Bawalah ini," katanya. "Ini adalah batu mirah clan mutiara. Mereka milikmu."
Sesaat kemudian ia terbang ke surga.

Wei membawa perhiasan di pinggangnya, dan ketika tiba di desa, ia memberitakan kabar kepada penduduk. Mereka langsung menggali di bawah pohon, clan menemukan sekotak emas, mereka berpaling kepada Wei, "Ambillah! Engkau telah mengembalikan keindahan ke dunia kami!"

Dengan membawa emas dan batu permatanya, Wei bergegas melanjutkan perjalanannya. Ketika mencapai rumah Xiu, ia berhenti clan mengetuk pintu. Xiu membukakan pintu, dan ketika melihat Wei, hatinya dipenuhi kegembiraan. la tersenyum, sebuah senyum yang paling indah di dunia.
 
la dan Wei langsung jatuh cinta, dan hari berikutnya mereka menikah, dan bersama-sama mereka kembali ke ibu Wei. Mereka membawa serta permata dan emas, dan untuk selamanya, mereka hidup dalam damai dan kemakmuran.
 
(Dongeng Rakyat China, diadaptasi Amy Friedman, Media Kawasan Juli 2009)
 
Link Iklan:
WISATA HATI
Mari ikutan berdakwah lewat web ini. Salurkan rizki Anda di DDW (Donasi Dakwah lewat Web)
BAKUL ONLINE
Pusat Belanja Online terpercaya dan dikelola secara profesional, harga dan kualitas terjamin. Distributor welcome.
IKAMISA.ORG
Bila anda adalah Alumni SMA Negeri 1 Malang, ada baiknya anda mendaftarkan diri di situs resmi Ikatan Alumni Mitreka Satata, Ayo Rek, "Bersatu Kita Kuat"
MER-C
Kunjungi Website kami, salurkan sumbangan anda di tempat yang tepat
AYO MAKMURKAN MASJID
Jangan biarkan Masjid masjid menangis, ayo kita ramaikan masjid, sekaligus untuk menolak bencana, ikuti komunitasnya di Facebook "Ayo makmurkan Masjid".

We have 59 guests online

Beselstudio.com

JA slide show
Links :
GPSOKE.COM
Sedia CD Installasi Aplikasi GPS untuk HP yang Support GPS seperti Nokia E71, Samsung C6625, dll Hanya Rp 75.000,- saja sudah termasuk ongkos kirim untuk daerah Jawa Bali. keterangan lebih lanjut hubungi : info@gpsoke.com. catatan Aplikasi ini tidak membutuhkan pulsa dalam penggunaannya.
PRIMA ARCHITECTURE
Kami membantu mewujudkan keinginan Anda akan rumah yang ideal. Mulai dari tahap disain arsitektur sampai pelaksanaan fisk bangunan.